Rabu, 09 Oktober 2013

Ketentuan dan Syarat Qurban

ORANG YANG DISYARIATKAN BERQURBAN

Orang yang disyariatkan bequrban adalah orang yang mampu melaksanakan qurban. Memang ada dua pendapat tentang syariat qurban ini, pendapat pertama mewajibkan, inilah pendapat yang dianut oleh Imam Hanafi. Pendapat yang kedua menyatakan bahwa hukum berqurban adalah sunnah muakkadah. Tapi inti dari kedua pendapat ini adalah bahwa berqurban disyariatkan kepada orang yang mampu, berdasarkan hadits Rosulullah SAW Dari Abi Hurairah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda :

”Siapa yang memiliki kelapangan tapi tidak menyembelih qurban, janganlah mendekati tempat shalat kami”. (HR. Ahmad, Ibnu Majah dan Al-Hakim menshahihkannya).

Adapun yang tidak mampu tidak disyariatkan berqurban, bahkan merekalah yang berhak menerima daging qurban.


WAKTU PELAKSANAAN QURBAN

Waktu pelaksanaan qurban adalah setelah dilaksanakannya shalat ‘ied berdasarkan sabda Rosulullah SAW yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim :

“Barang siapa menyembelih sebelum shalat hendaklah menyembelih sekali lagi sebagai gantinya, dan siapa yang belum menyembelih hingga kami selesai shalat maka menyembelihlah dengan bismillah".

Dalam hadits lain Rasulullah SAW bersabda :

"Sesungguhnya pekerjaan pertama yang harus kita awali pada hari kita ini adalah shalat, kemudian kita pulang lalu menyembelih qurban. Barangsiapa yang berbuat demikian, maka ia telah melaksanakan contoh kami dengan tepat dan barangsiapa yang menyembelih qurban sebelum shalat, maka ia hanya memberikan daging biasa kepada keluarga; sedikitpun tidak bersangkut paut dengan ibadah penyembelihan qurban." (HR. Muslim).

Adapun masa diperbolehkannya melaksanakan qurban adalah selama hari-hari tasyriq, yaitu dua hari setelah hari adha, berdasarkan hadits Rosulullah dari Jubair bin Mut�im bahwa Rosul shallallahu �alaihi wa sallam bersabda :

“Pada setiap hari-hari tasyriq ada sembelihan".(Dikeluarkan Imam Ahmad dan Ibnu Hibban dalam shahihnya dan Al-Baihaqi).

Di dalam Al-Muwatha� dari Ibnu Umar, Rosulullah bersabda : “berqurban dua hari setelah hari Adha”.

JENIS-JENIS HEWAN QURBAN

Hewan yang disyaratkan dalam pelaksanaan ibadah qurban tidak semua jenis hewan, tapi hanya hewan ternak yang terdiri dari kambing dan yang sejenis, sapi dan yang sejenis, dan unta.

JUMLAH HEWAN YANG DIQURBANKAN

Tidak ada keterangan yang menyatakan adanya ketentuan dalam jumlah hewan qurban, sehingga jumlah hewan qurban tidak ada pembatasan dan penyembelihan hewan qurban disesuaikan dengan kemampuan.

KETENTUTAN JUMLAH ORANG DALAM BERQURBAN

Islam telah menentukan ketetapan jumlah orang dalam berqurban sebagaimana yang dijelaskan dalam sabda Rosulullah SAW. Untuk kambing hanya diperbolehkan satu orang saja yang menjadi pequrban dan tidak boleh berpatungan dengan yang lainnya. Sedangkan sapi dan sejenisnya serta unta diperbolehkan berpatungan dengan jumlah tujuh orang. Hal ini berdasarkan hadits Rosulullah SAW :

“Kami menyembelih hewan pada saat Hudaibiyah bersama Rasulullah SAW. Satu ekor badanah (unta) untuk tujuh orang dan satu ekor sapi untuk tujuh orang”.(HR. Muslim, Abu Daud dan Tirmizy)

Dalam hadits lain disebutkan :"Seseorang laki-laki menjumpai Rasulullah saw. dan berkata, "Saya harus menyembelih Badanah (Sapi/Unta) dan saya memang seorang yang mampu, tetapi saya tidak mendapatkan Badanah itu untuk dibeli dan disembelih," Rasulullah saw. kemudian menyuruh laki-laki itu membeli 7 ekor kambing untuk disembelihnya (HR. Ahmad dan Ibnu Majah dari Abu Abbas).

Demikian juga dalam riwayat Muttafaq �alaih dari Jabir, ia berkata : "Aku disuruh Rasulullah saw. bersekutu dalam seekor unta dan sapi untuk tujuh orang satu ekor badanah (sapi/unta)" (HR. Ahmad Bukhari dan Muslim), dan masih banyak riwayat lainnya yang menjelaskan masalah ini.

Hadits-hadits tersebut menerangkan bahwa hewan jenis sapi dan sejenisnya serta unta diperbolehkan berpatungan dengan jumlah tujuh orang. Sedangkan hewan jenis kambing tidak ada keterangan yang menyatakan boleh lebih dari satu orang. Karena itu para fuqaha sepakat bahwa kambing dan yang sejenisnya tidak boleh disembelih atas nama lebih dari satu orang. Kalau pun dibolehkan berqurban kambing dengan peserta lebih dari dari satu orang, maka harus merupakan keluarganya.

Misalnya Al-Hanabilah dan Asy-Syafi�iyah yang membolehkan seseorang berqurban seekor kambing untuk dirinya dan untuk keluarganya. Hal ini karena Rasulullah SAW memang pernah menyembelih seekor kambing qurban untuk dirinya dan untuk keluarganya

Hal ini juga disepakati oleh Imam Malik, bahkan beliau membolehkan bila anggota keluarganya itu lebih dari tujuh orang. Namun ada beberapa syarat :

1. pesertanya adalah keluarga
2. diberi nafkah olehnya dan
3. tinggal bersamanya.

Dalil dari pendapat tersebut adalah sebuah hadits yang menyatakan bahwa Atha bin Yasar berkata : "Aku bertanya kepada Abu Ayyub Al-Anshari, bagaimana sifat sembelihan di masa Rasulullah, beliau menjawab: jika seseorang berqurban seekor kambing, maka untuk dia dan keluarganya. Kemudian mereka makan dan memberi makan dari qurban tersebut." (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, Malik, Al-Baihaqi dan sanadnya hasan, lihat Ahkamul Iedain hal. 76).

KETENTUAN PENYEMBELIHAN HEWAN QURBAN

Ada beberapa ketentuan dalam penyembelihan hewan qurban :

1. Niat berqurban karena Allah semata
Hal yang terpenting dalam proses ibadah qurban adalah niat. Niat adalah sesuatu yang asasi dalam ibadah qurban dan ibadah-ibadah lainnya. Dengan niat ibadah seseorang diterima, dan dengan niat pula ibadah seseorang ditolak oleh Allah SWT. Bila niat kita berqurban dalam rangka taat kepada Allah dan menjalankan perintahnya, maka insya Allah ibadah qurban kita diterima disisi Nya. Sebaliknya jika niat kita berqurban dalam rangka yang lainnya, misalnya karena ingin dipuji, atau malu kalau tidak melaksanakan ibadah qurban, atau qurban yang dipersembahkan untuk selain Allah, maka qurban-qurban tersebut tidak ada manfaatnya dan tidak diterima disisi Allah.

2. Ketika menyembelih mengucapkan asma Allah
"Dari Anas bin Malik, ia berkata: Bahwasanya Nabi saw menyembelih dua ekor kibasnya yang bagus dan bertanduk. Beliau mengucapkan basmallah dan takbir dan meletakkan kakinya di samping lehernya."
(HR. Bukhari, Muslim dan lainnya).

Berkata Rafi bin Khadij, ya Rasulullah bahwa kami besok akan berhadapan dengan musuh dan kami tidak mempunyai pisau (buat menyembelih). Maka Nabi saw. bersabda, "Apa saja yang bisa mengalirkan darah dan disebut dengan nama Allah padanya maka kamu makanlah (HR. Jama’ah)

3. Menyembelih dengan pisau yang tajam
Telah berkata Ibnu Umar, bahwa Rasulullah saw. memerintahkan supaya pisau itu ditajamkan dan supaya tidak ditampakkan kepada binatang-binatang dan beliau bersabda, "Apabila seorang daripada kamu menyembelih maka hendaklah ia percepat kematiannya" (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

4. Disembelih tepat dikerongkongan/ leher
Telah berkata Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw pernah mengutus Budail bin Warqa Al-Khuza’i dengan naik unta yang kehijau-hijauan supaya berteriak di jalan-jalan Muna (dengan berkata) : “ketahuilah bahwa sembelihan itu tepatnya di kerongkongan/lehernya”. (H.R. Daruquthni).

5. Disembelih oleh muslim
Ibadah qurban adalah ibadah yang diperintahkan dan disyariahkan oleh Allah kepada kaum muslimin dan tidak dibebankan kepada selain mereka, karena perintah ini berhubungan dengan masalah keyakinan dan kepercayaan. Karena umat Islam dalam menjalankan perintah ini didasari oleh ketaatan kepada perintah Allah. Dan dasar dari ketaatan ini adalah keyakinan dan kepercayaan kepada sesuatu yang dipercayai dan diyakininya, dalam hal ini adalah Allah SWT. Jadi bagaimana mungkin orang yang tidak meyakini dan mempercayai Allah melaksanakan apa yang diperintahkan Allah?

Begitupun dengan penyembelihan harus dilaksanakan oleh orang Islam karena ibadah qurban adalah ibadahnya kaum muslimin dan semua proses ibadah dari awal sampai akhir harus dilakukan oleh kaum muslimin. Disamping itu, penyembelihan juga terkait dengan penyebutan asma Allah yang disebutkan oleh penyembelih, jika yang melakukan penyembelihan bukan orang Islam yang notabene mereka tidak mempercayai Allah, asma Allah mana yang mereka sebutkan, sedangkan mereka sendiri tidak mempercayai Allah?. Untuk itu, penyembelihan hanya dapat dilakukan oleh kaum muslimin, Karena masalah ini terkait dengan dua hal yang telah disebutkan diatas, yaitu kepercayaan dan penyebutkan asma Allah.

6. Tunggu ternak tersebut sampai mati sempurna
Jika hewan qurban telah disembelih, maka biarkanlah hewan tersebut sampai mati dan jangan dikuliti atau dipotong anggota tubuhnya sebelum benar-benar mati. Karena jika hal ini dilakukan akan menyiksa hewan tersebut, dan ini adalah hal yang dilarang.

7. terputus urat leher, yaitu Hulqum (jalan napas), Mari� (jalan makanan), Wadajain (dua urat nadi dan syaraf).

Telah berkata Ibnu Abbas dan Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. telah melarang syarithatusy-syaitan yaitu (sembelihan) yang disembelih hanya putus kulitnya dan tidak putus urat lehernya (H.R. A. Dawud)

KETENTUAN-KETENTUAN LAIN
Bagi yang Memiliki Qurban, jangan Memotong Rambut dan Kukunya setelah Masuknya 10 Dzul Hijjah hingga Dia Berqurban

"Dari Ummu Salamah, bahwasanya Rasulullah saw bersabda: "Apabila kalian melihat hilal bulan Dzulhijjah dan salah seorang di antara kalian hendak menyembelih, maka hendaknya dia menahan (yakni tidak memotong, pent) rambut dan kukunya."(HR. Muslim).

Imam Nawawi berkata: "Maksud larangan tersebut adalah dilarang memotong kuku dengan gunting dan semacamnya, memotong rambut; baik gundul, memendekkan rambut,mencabutnya, membakarnya atau selain itu. Dan termasuk dalam hal ini, memotong bulu ketiak, kumis, kemaluan dan bulu lainnya yang ada di badan (Syarah Muslim 13/138)."

ORANG YANG MELAKUKAN PENYEMBELIHAN TIDAK BOLEH DIBERI UPAH DARI HEWAN QURBAN

Apabila penyembelihan dilakukan oleh orang lain atau tukang potong dan perlu diberi upah, maka upah itu tidak boleh diambil dari hewan qurban tersebut, misalnya upah tukang potong adalah kepala kambing atau kulit kambing dan sebagainya. Jika penyembelih atau pemotong hewan tersebut termasuk orang yang berhak menerima daging qurban, itu adalah hal lain. Jika orang itu berhak menerima daging qurban, apakah ia sebagai penyembelih atau bukan, ia tetap berhak mendapatkannya. Ia mendapatkan daging qurban itu bukan sebagai penyembelih, tetapi sebagai orang yang berhak. Dalam suatu hadits dinyatakan :

"Saya diperintah oleh Rasulullah saw untuk menyembelih unta-untanya, membagi-bagikan kulit dan dagingnya dan saya diperintahkan agar tidak memberikan sesuatupun daripadanya kepada tukang potong." (HR, Jamaah).

Dalam hadits lainnya dari Ali bin Abi Thalib ra, ia berkata :
"Rasulullah saw memerintahkan aku untuk menyembelih hewan qurbannya dan membagi-bagi dagingnya, kulitnya, dan alat-alat untuk melindungi tubuhnya, dan tidak memberi tukang potong sedikitpun dari qurban tersebut." (HR. Bukhari Muslim).

Begitupun daging sembelihan, kulit, bulu dan yang bermanfaat dari qurban tersebut tidak boleh diperjualbelikan menurut pendapat jumhur ulama.

BERSEDEKAH DARI HEWAN QURBAN, MEMAKAN DAN MENYIMPAN DAGINGNYA

Orang yang berqurban boleh memakan sebagian daging qurbannya, hal ini dinyatakan dalam firman Allah SWT :

"Supaya mereka mempersaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah SWT pada hari yang ditentukan (Hari Adlha dan Tasyrik) atas rizki yang Allah SWT telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak. Maka makanlah sebagian daripadanya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara lagi fakir." (QS. Al-Hajj : 28).

Bagi yang menyembelih disunnahkan makan daging qurbannya, menghadiahkan kepada karib kerabatnya, bershadaqah pada fakir miskin, dan menyimpannya untuk perbekalan atau simpanan. Rosulullah saw bersabda :

"Makanlah, simpanlah untuk perbekalan dan bershadaqahlah."(HR.Bukhari Muslim).

Syarat-syarat :
1. Cukup Umur
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dari Jabir bahwasannya Rasulullah saw bersabda., "Jangan kamu menyembelih untuk qurban melainkan yang �mussinah� (telah berganti gigi) kecuali jika sukar didapat, maka boleh berumur satu tahun (yang masuk kedua tahun) dari kambing/domba” (HR. Muslim)

Hadits lain dari Jabir, ia berkata: Rasulullah saw bersabda:
“Janganlah kalian menyembelih kecuali musinnah, akan tetapi jika kalian merasa berat hendaklah menyembelih Al-Jadz’ah" (HR. Muslim dan Abu Daud).

Syaikh Al-Albani menerangkan :
- Musinnah yaitu jenis unta, sapi dan kambing atau kibas. Umur kambing adalah ketika masuk tahun ketiga, sedangkan unta, masuk tahun keenam.
- Al-jazaah yaitu kambing atau kibas yang berumur setahun pas menurut pendapat jumhur ulama (Silsilah Ad-Dlaifah 1/160).

Salah satu hikmah dan manfaat disyariatkannya hewan qurban yang cukup umur adalah bahwa hewan qurban yang cukup umur akan menghasilkan daging yang berprotein tinggi dengan kadar asam amino yang lengkap, mudah dicerna, begitu pula teksturnya empuk.sedangkan ternak yang belum cukup umur akan menghasilkan daging yang lembek begitu pula yang telah tua sekali akan menghasilkan daging yang alot, sulit dicerna serta tidak berlemak yang menyebabkan rasa daging tidak lezat.

2. Sehat, tidak sakit, hilang atau cacat sebagian tubuhnya
Binatang yang akan disembelih untuk ibadah qurban adalah binatang yang sehat, dan tidak boleh binatang yang sakit, cacat, atau hilang sebagian tubuhnya, seperti kambing yang kurus, lemah, tidak berlemak, buta sebelah matanya, pincang, terpotong telinganya atau bagian tubuh lainnya.

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits : "Tidak bisa dilaksanakan qurban binatang yang pincang, yang nampak sekali pincangnya, yang buta sebelah matanya dan nampak sekali butanya, yang sakit dan nampak sekali sakitnya dan binatang yang kurus yang tidak berdaging." (HR. Tirmidzi).

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan disahihkan oleh Tirmidzi dari Bara bin Azib bahwasannya Rosulullah saw bersabda.: “Empat macam binatang yang tidak sah dijadikan qurban yaitu, yang rusak matanya, yang sakit, yang pincang, yang kurus dan tidak berlemak lagi."

Juga riwayat Ahmad, An-Nasai, Abu Daud At-Tirmidzi dan Ibn Majah dari Ali ra yang menyatakan, "Rasulullah saw mencegah kita berqurban dengan hewan yang tercabut tanduknya, terputus sebagian kupingnya"

Dari ketentuan-ketentuan diatas, bila dikaji, hewan qurban yang sehat akan menghasilkan daging yang bebas dari penyakit yang membahayakan kesehatan manusia yang mengkonsumsi daging tersebut karena banyak di antara penyakit hewan yang bersifat zoonosis artinya penyakit yang berasal dari hewan yang hasilnya secara langsung ataupun tidak langsung dapat menular kepada manusia. Jenis-jenis penyakit tersebut seperti mad cow atau sapi gila, anthrax, dan juga flu burung yang pada saat ini sedang mewabah dan sudah banyak korban.



http://wongkajangan.abatasa.co.id/post/detail/7990/ketentuan--dan-syarat-qurban.html

Tata Cara dan Hukum Melakukan Qurban di Hari Raya Idul Adha

Setiap datang bulan Dzulhijjah umat Islam disunahkan untuk melaksanakan qurban, yaitu melakukan penyembelihan hewan qurban baik kambing, sapi, unta dan lain-lain. Penyembelihan hewan qurban berbeda dengan penyembelihan pada umumnya, ada aturan tertentu yang harus diikuti sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya :  
“Hari puasa adalah hari ketika orang-orang berpuasa, Idul Fitri adalah hari ketika orang-orang berbuka, dan Idul Adha adalah hari ketika orang-orang menyembelih” (HR. Tirmidzi)
Selain melaksanakan penyembelihan hewan qurban, umat Islam juga dianjurkan untuk bergembira untuk menyambut hari raya qurban ini.  
Dari Anas bin Malik Radhiallahu’anhu:“Di masa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam baru hijrah ke Madinah, warga Madinah memiliki dua hari raya yang biasanya di hari itu mereka bersenang-senang. Rasulullah bertanya: ‘Perayaan apakah yang dirayakan dalam dua hari ini?’. Warga madinah menjawab: ‘Pada dua hari raya ini, dahulu di masa Jahiliyyah kami biasa merayakannya dengan bersenang-senang’. Maka Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: ‘Sungguh Allah telah mengganti hari raya kalian dengan yang lebih baik, yaitu Idul Adha dan ‘Idul Fithri’ ” (HR. Abu Daud)
Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban dilaksanakan setelah umat Islam selesai menunaikan sholat Idul Adha. Sehingga bagi seorang muslim yang tidak memiliki uzur dan halangan hendaknya bersemangat untuk menjalankan sholat Ied ini. Saking utamanya pelaksanaan sholat Ied ini Rasulullah SAW memerintahkan wanita-wanita yang sedang haid serta wanita yang sedang dipingit untuk hadir di lapangan meski mereka tidak ikut melaksanakan shalat Id.
Sebagaimana hadits dari Ummu ‘Athiyyah radhiallahu’anha : “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam memerintahkan wanita yang dipingit (juga wanita yang haid) pada hari Ied, untuk menyaksikan kebaikan dan seruan kaum muslimin. Kemudian seorang wanita berkata: ‘Wahai Rasulullah jika diantara kami ada yang tidak memiliki pakaian, lalu bagaimana?’. Rasulullah bersabda: ‘Hendaknya temannya memakaikan sebagian pakaiannya‘” (HR. Abu Daud)
Ibadah qurban adalah ibadah yang agung dan langsung diperintahkan oleh Allah SWT sebagaimana firman-Nya dalam Al QurĂ¡n : “Shalatlah kepada Rabb-mu dan berqurbanlah” (QS. Al Kautsar: 2)
Oleh karena itu sebagian ulama berbeda pendapat mengenai hukum melaksanakan qurban ini, sebagian menyatakan wajib bagi yang mampu, dan sebagian lagi menyatakan sunnah muakkad. Maka bagi orang yang mampu selayaknya berqurban dan tidak melalaikannya. Adapun dalil yang menguatkan betapa berqurban ini sangat dianjurkan adalah sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam:

“Barangsiapa memiliki kelapangan, namun ia tidak berqurban, maka janganlah datangi mushalla kami” (HR. Ahmad)
Hewan yang disembelih dalam pelaksanaan ibadah qurban juga bukan hewan sembarangan, ada syarat dan ketentuannya. Adapun hewan yang bisa digunakan untuk berqurban adalah yang tergolong dalam bahimatul an’am yaitu : unta, sapi, kambing, dan domba. 
Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an : “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap bahimatul an’am yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)” (QS. Al Hajj: 34)
Bila diurutkan hewan qurban yang dianjurkan maka urutannya adalah unta, sapi, kambing dan domba karena lebih berharga dan lebih banyak dagingnya untuk dibagikan sehingga memberikan manfaat yang lebih banyak. Untuk seekor unta bisa patungan 10 orang dan sapi untuk 7 orang sebagaimana Hadits riwayat Tirmidzi : “Kami pernah bersafar bersama Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, kemudian tiba hari Idul Adha. Maka kami patungan bertujuh untuk sapi, dan bersepuluh untuk unta” (HR. Tirmidzi)
Sedangkan untuk kambing atau domba hanya untuk 1 orang, namun fahalanya meliputi dirinya dan keluarganya, sebagaimana hadits Atha bin Yasar : “Bagaimana para sahabat berqurban di masa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam? Abu Ayyub Al Anshari menjawab: ‘Ada yang pernah menyembelih seekor domba untuk dirinya dan keluarganya. Mereka akan makan sebagiannya dan menyedekahkan sebagiannya. Sehingga jadilah seperti yang engkau lihat’” (HR. Tirmidzi)
Selain jenis hewan qurban sebagaimana disebutkan di atas yaitu terdiri dari unta, sapi, kambing dan domba maka hewanpun harus yang sehat, tidak berpenyakit sebagaimana disebutkan dalam hadits yang artinya : “Empat hal yang tidak boleh ada pada hewan qurban : dipastikan ia sakit buta, dipastikan ia sakit, dipastikan ia pincang, atau ia kurus sekali” (HR. Ahmad)
Waktu pelaksanaan penyembelihan hewan qurban adalah selama 4 hari dimulai setelah sholat Idul Adha tanggal 10 Dzulhijjah sampai dengan tanggal 13 Dzulhijjah. Apabila ada yang melaksanakan penyembelihan diluar waktu tersebut maka bukan dianggap menyembelih hewan qurban tapi hanya sebagai shodaqoh biasa. Hal ini sesuai dengan hadits :  “Barangsiapa yang menyembelih sebelum shalat Idul Adha, maka itu tidak dianggap nusuk (qurban). Itu hanya sekedar daging biasa untuk dimakan keluarganya” (HR. Bukhari -Muslim)
Dalam pelaksanaan penyembelihan hewan qurban harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut yang merupakan syarat pelaksanaannya :
  • Wajib membaca basmalah, disunnahkan bertakbir. 
Dalilnya :  Jangan kalian makan sembelihan yang tidak disebut nama Allah atasnya, karena itu adalah kefasikan” (QS. Al An’am: 121) 
  • Meletakkan kaki pada leher hewan sembelihan. 
Dalilnya :  Nabi Shallallahu’alahi Wasallam berqurban dengan dua kambing kibasy berwarna putih lagi panjang tanduknya. Beliau menyembelihnya dengan tangan beliau sendiri sambil membaca basmalah dan bertakbir serta meletakkan kaki beliau diatas leher keduanya (HR. Bukhari - Muslim)
  • Gunakan pisau tajam agar cepat putus sehingga hewan qurban tidak terlalu lama merasakan sakit, tenangkan hewan sebelum di sembelih. 
Dalilnya : Jika kalian menyembelih, sembelihlah dengan cara yang baik. Hendaknya kalian menajamkan pisau dan hendaknya ia menenangkan hewan sembelihannya” (HR. Muslim)
Adapun yang disunatkan dalam pelaksanakan penyembelihan hewan qurban adalah :
  • Penyembelihan dilakukan dilapangan.
  • Pelaksana qurban dianjurkan menyembelih dengan tangan sendiri atau boleh diwakilkan kepada orang lain namun menyaksikan penyembelihannya
  • Pelaksana qurban dianjurkan memakan daging sembelihannya dan menyedekahkan sebagian yang lain.
Demikianlah informasi mengenai Tata Cara dan Hukum Kurban (Qurban) Hari Raya Idul Adha 
http://www.infonews.web.id/2013/09/tata-cara-dan-hukum-melaksanakan-qurban.html

Kamis, 03 Oktober 2013

SAHABAT SEJATI MENURUT PERSPEKTIF ISLAM

Apa sih sahabat sejati itu ??


SAHABAT SEJATI
“Sebaik baik sahabat disisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap temannya dan sebaik baik jiran disisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap jirannya” (H.R al-Hakim) 
‘Teman yang paling baik adalah apabila kamu melihat wajahnya, kamu teringat akan Allah, mendengar kata-katanya menambahkan ilmu agama, melihat gerak-gerinya teringat mati..’
ALLAH SWT mencipta makhluk di atas muka bumi ini berpasang-pasangan. Begitu juga manusia, tidak akan hidup bersendirian. Kita tidak boleh lari dari berkawan dan menjadi kawan kepada seseorang. Jika ada manusia yang tidak suka berkawan atau melarang orang lain daripada berkawan, dia dianggap ganjil dan tidak memenuhi ciri-ciri sebagai seorang manusia yang normal.
Inilah antara hikmah, kenapa Allah SWT mencipta manusia daripada berbagai bangsa, warna kulit dan bahasa. Firman Allah SWT dalam surah al-Hujurat ayat 13, yang bermaksud:
“Wahai umat manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari lelaki dan perempuan, dan Kami telah menjadikan kamu berbagai bangsa dan berpuak-puak, supaya kamu berkenal-kenalan(dan beramah mesra antara satu sama lain). Sesungguhnya semulia-mulia kamu di sisi Allah ialah orang lebih bertakwa. Sesungguhnya Allah maha mengetahui, lagi maha mendalam pengetahuanNya.’
DALAM Islam faktor memilih kawan amat dititikberatkan. Hubungan persahabatan adalah hubungan yang sangat mulia, kerana kawan atau sahabat berperanan dalam membentuk personality individu. Ada kawan yang sanggup bersusah-payah dan berkongsi duka bersama kita, dan tidak kurang juga kawan yang nampak muka semasa senang dan hanya sanggup berkongsi kegembiraan sahaja.
Pendek kata sahabat boleh menentukan corak hidup kita. Justeru, jika salah pilih sahabat kita akan merana dan menerima padahnya. Selari dengan hadith Rasululah saw yang bermaksud: “ Seseorang itu adalah mengikut agama temannya, oleh itu hendaklah seseorang itu meneliti siapa yang menjadi temannya” (H.R Abu Daud). Bak kata pepatah Arab, “ Bersahabat dengan penjual minyak wangi, kita akan menerima percikan wangiannya, manakala bersahabat dengan tukang besi, percikan apinya akan mencarikkan baju kita.”
Apakah ciri-ciri seorang sahabat yang baik? Seorang bijak pandai berpesan kepada anak lelakinya: “Wahai anakku, sekiranya engkau berasa perlu untuk bersahabat dengan seseorang, maka hendaklah engkau memilih orang yang sifatnya seperti berikut:
  • Jika engkau berbakti kepadanya, dia akan melindungi kamu;
  • Jika engkau rapatkan persahabatan dengannya, dia akan membalas balik persahabatan kamu;
  • Jika engkau memerlu pertolongan daripadanya, dia akan membantu kamu;
  • Jika engkau menghulurkan sesuatu kebaikan kepadanya, dia akan menerimanya dengan baik;
  • Jika dia mendapat sesuatu kebajikan (bantuan) daripada kamu, dia akan menghargai atau menyebut kebaikan kamu;
  • Jika dia melihat sesuatu yang tidak baik daripada kamu, dia akan menutupnya;
  • Jika engkau meminta bantuan daripadanya, dia akan mengusahakannya;
  • Jika engkau berdiam diri (kerana malu hendak meminta), dia akan menayakan kesusahan kamu;
  • Jika datang sesuatu bencana menimpa dirimu, dia akan meringankan kesusahan kamu;
  • Jika engkau berkata kepadanya, nescaya dia akan membenarkan kamu;
  • Jika engkau merancangkan sesuatu, nescaya dia akan membantu kamu;
  • Jika kamu berdua berselisih faham, nescaya dia lebih senang mengalah untuk menjaga kepentingan persahabatan.
  • Dia membantumu menunaikan tanggungjawab serta melarang melakukan perkara buruk dan maksiat
  • Dia mendorongmu mencapai kejayaan didunia dan akhirat.
Sebagai remaja yang terlepas daripada pandangan ayah ibu berhati-hatilah jika memilih kawan. Kerana kawan, kita bahagia tetapi kawan juga boleh menjahanamkan kita.
Hati-hatilah atau tinggalkan sahaja sahabat seperti dibawah:
sahabat yang tamak: ia sangat tamak, ia hanya memberi sedikit dan meminta yang banyak, dan ia hanya mementingkan diri sendiri.
sahabat hipokrit: ia menyatakan bersahabat berkenaan dengan hal-hal lampau, atau hal-hal mendatang; ia berusaha mendapatkan simpati dengan kata-kata kosong; dan jika ada kesempatan membantu, ia menyatakan tidak sanggup.
sahabat pengampu: Dia setuju dengan semua yang kamu lakukan tidak kira betul atau salah, yang parahnya dia setuju dengan hal yang tidak berani untuk menjelaskan kebenaran, di hadapanmu ia memuji dirimu, dan di belakangmu ia merendahkan dirimu.
sahabat pemboros dan suka hiburan: ia menjadi kawanmu jika engkau suka pesta , suka berkeliaran dan ‘melepak’ pada waktu yang tidak sepatutnya, suka ke tempat-tempat hiburan dan pertunjukan.
Hati-hatilah memilih kawan, kerana kawan boleh menjadi cermin peribadi seseorang. Apa pun berkawanlah kerana Allah untuk mencari redha-NYA.
 
http://mimpilalu.blogspot.com/2012/03/sahabat-sejati-menurut-perspektif-islam.html

TIPS MERAWAT KULIT TUBUH

Pada kesempatan kali ini,saya akan membahas masalah perawatan kulit tubuh. Memiliki kulit tubuh yang sehat dan bersih merupakan idaman setiap orang, khususnya kaum wanita.
Oleh sebab itu, di sini saya akan membahas  bagaimana cara merawat kulit tubuh agar tetap sehat dan bersih, semoga bermanfaat :)

Berikut tips merawat kulit seluruh tubuh dengan baik dan benar :

1. Kulit Kepala

Jangan lupa untuk keramas minimal 2 hari sekali. Lalu, jika tidak menyukai topi atau payung untuk melindungi dari sengatan sinar matahari, cobalah semprotkan sunscreen spray.
caranya: semprotkan ke jari-jari tangan, lalu pijat kulit kepala dengan lembut. lakukan  setiap beberapa jam selama berada di luar sepanjang hari.

2. Bibir

Selantnya tentang bibir Anda. Bibir sendiri mempunyai tektur kulit yang sangat tipis, oleh karena itu kelembaban pada kulit bibir patut untuk diperhatikan. Agar bibir terlihat merona, jangan lupa gunakan pelembab bibir, karena kulit bibir memiliki lapisan kulit yang tipis dan lembut yang mudah terkelupas. Pakailah pelembab bibir yang mengandung SPF.

3. Leher dan Dada

Jangan sepelekan saat memakai pelembab wajah sampai leher dan dada, karena sengatan matahari akan mengakibatkan kulit bintik-bintik hitam. Karena kulit leher dan dada sering di abaikan, perlu diketahui bahwasanya pada kulit dada dan leher itu sangatlah tipis. Di anjurkan untuk memperhatikan bagian tubuh Anda tersebut.

4. Punggung tangan

Punggung tangan juga sangat penting untuk dilindungi karena saat naik motor khususnya, penggung tangan biasanya terkena UVA dan UVB akhirnya punggung tangan terlihat belang. Pakai lotion untuk mengatasinya, gampang kan?

5. Kaki

Ujung rambut udah, yang terakhir merawat ujung kulit kaki nih. Selain melakukan pedicure tentunya jangan di abaikan bagian pinggir telapak kaki, akibatnya kaki akan belang-belang dan bagian belakangnya pun akan pecah-pecah.Perlu juga nih pemakaian sunscreen. Supaya kaki terlihat lebih mulus.

Sepertinya cukup sampai disini ulasan dari kami tentang tips perawatan kulit seluruh tubuh yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat bagi Anda untuk merawat kulit berharga Anda agar lebih mulus, cantik dan sehat. Sekian terima kasih atas kunjungannya        


http://perawatkulit.blogspot.com/2013/06/tips-perawatan-kulit-seluruh-tubuh.html               

OLEH-OLEH KHAS KALIMANTAN BARAT (WEST BORNEO)

A. Amplang

Lagi mencari snack sehat khas Pontianak - Kalbar (kalimantan barat)??? Kami Home Industri Chacha Snack menyediakan oleh-oleh khas Kalbar khusus untuk Anda yang peduli akan kesehatan.
Amplang Ponti sengaja kami buat tanpa menambahkan / menggunakan Penyedap rasa (Non MSG) yang enak dan lezat. Tanpa zat pengawet, tanpa zat pewarna, tanpa zat pemutih dan pemanis buatan. Dan sudah bersertifikasi Halal.
Kami siapkan beberapa pilihan Amplang Ponti dari berbagai pilihan rasa, asli khas Pontianak, seperti :
- Amplang Ponti Ikan Tenggiri plus Aloevera
- Amplang Ponti Ikan Tenggiri Asli (Original Fish Flavour)
- Amplang Ponti Ikan Belidak (Ikan air tawar)
Yang pasti rasanya enak, gurih dan memuaskan.
Ukuran kemasan (exclusive) : 130gr dengan Harga 16.000 / bks
(belum termasuk ongkos kirim)
Minimal order : 6 (enam) bungkus


B. Lemang
Lemang merupakan makanan dari beras ketan yang dimasak dalam seruas bambu, setelah sebelumnya digulung dengan selembar daun pisang. Gulungan daun bambu berisi tepung beras dicampur santan kelapa ini kemudian dimasukkan ke dalam seruas bambu lalu dibakar sampai matang. Lemang lebih nikmat disantap hangat-hangat. Cara mengonsumsi lemang berbeda-beda dari daerah ke daerah. Ada yang senang menikmatinya dengan cara manis (ditambah selai, kinca, serikaya) atau dengan cara asin (rendang, telur, dan lauk-pauk lainnya), atau ada juga yang memakannya dengan buah-buahan seperti durian.
Lemang dijadikan makanan perayaan oleh suku Dayak yang disajikan pada pesta-pesta adat mereka. Bagi suku Melayu, lemang biasa disantap saat hari raya Idul Fitri atau Idul Adha. Orang Minangkabau juga menyukai lemang, bahkan kota seperti Tebing Tinggi dikenal dengan julukan "Kota Lemang". Lemang juga merupakan makanan orang asli Negrito yang ada di Kelantan dan suku Semai.

C. Dodol


Dodol Juga merupakan salah satu makanan khas dari Pontianak. Beberapa dodol yang banyak diminati adalah :

  • Dodol Ketan
  • Dodol Nanas
  • Dodol Labu
  • Dodol Putih Telur
  • Dodol Kuning Telur
  • Dodol Keribang
  • Dodol Kacang Hijau

 Satu kemasan Dodol Durian berisi 4 Batang, dengan total berat 5-6 ons.
Untuk harga, bisa ditebus dengan :

Rp. 95.000,-

D. Lempok Durian
Lempok Durian Pontianak terbuat dari 100% daging buah durian + sedikit gula sebagai pengawet alami. Prosesnya seperti pembuatan Dodol, tapi tanpa campuran beras ketan.
Sekarang lebih mudah lagi untuk mendapatkan Lempok Durian tidak harus pergi ke Pontianak atau merepotkan keluarga Anda di Pontianak. Cukup melaluiwww.lempokdurian.com. Lebih Efektif dan Efisien !
Dengan order online dari rumah atau di kantor Anda yang nyaman. Kami akan mengirimkan nya langsung ke depan pintu rumah atau kantor Anda. Inilah Lifestyle atau gaya hidup terbaru untuk menikmati Lempok Durian Pontianak. Lempok Durian kami selalu ada tersedia, tidak harus menunggu musim durian. Dari musim ke musim selalu ada dan tersedia untuk Anda !
Tunggu Apalagi … inilah kesempatan terbaik memesan Lempok Durian dan kami akan langsung mengirimkannya pada hari itu juga (jam kerja) setelah Anda transfer. Harga 1 kg Lempok Durian Pontianak Rp. 150.000 (belum termasuk ongkos kirim). 1 Kg terdiri dari 2 bungkus. Masing – masing bungkus @ 500 gram. Minimum order 1 kg.


E. Kerupuk Basah
Ada makanan dari Kab. Kapuas Hulu yang menjadi primadona masyarakatnya. Kuliner itu bernama kerupuk basah. Makanan ringan itu telah lama menjadi ciri khas makanan dari masyarakat Kapuas Hulu. Ibarat 2 keping mata uang yang tak dipisahkan, Kapuas Hulu identik dengan Kerupuk Basah dan begitu juga sebaliknya. Makanan ini favorit untuk dicicipi bagi orang yang mengunjungi Putussibau ibukota Kapuas Hulu, atau pun bagi yang pertama kali menapak bumi uncak, orang Kapuas Hulu mengandalkan kerupuk basah sebagai tanda perkenalan.
Rata-rata di kota Putussibau, takaran seperti itu sudah menjadi umum dengan harga Rp. 10 ribu. Kalau di isi lemak ikan harganya Rp. 20 ribu.
http://oleh-olehkhaskalbar.blogspot.com/p/makanan-khas-kalimantan-barat.html

TIPS MENGHALUSKAN TELAPAK TANGAN

Para wanita biasanya sering sekali melakukan perawatan kulit untuk mempercantik diri mereka, namun masih banyak wanita yang lupa merawat kulit telapak tangannya sehingga kulit telapak tangannya akan terasa kasar, sehingga dapat menggangu keindahan tangan dan juga menurunkan rasa percaya diri. Tidak hanya itu, kulit tangan yang dibiarkan kering tanpa dirawat akan menjadi kasar dan lama-kelamaan akan berubah menjadi keriput dan menua.
Nah mulai dari sekarang sebaiknya Anda mulai memikirkan cara untuk merawat kulit telapak tangan anda. Dan sebagai langkah awal sebaiknya Anda mencoba terlebih dahulu tips-tips dari bahan-bahan alami yang sangat bagus untuk kulit dan tidak memberikan efek  samping pada kulit kita seperti kopi, jeruk nipis, daun binahong, kombinasi pisang, madu, dan juga lidah buaya. Bahan-bahan tersebut dipercaya dapat membuang lapisan sel kulit mati yang ada pada kulit telapak tangan dan menggantinya dengan kulit baru yang lebih halus dan lembab.
Seperti halnya kulit wajah yang akan terlihat kasar jika tidak dirawat dengan baik, kulit telapak tangan pun akan mengalami hal serupa jika tidak dirawat dengan baik. Kulit tangan yang terlihat kasar bisa terjadi karena dua faktor yaitu:
  1. Faktor dari dalam tubuh, biasanya kulit kasar yang disebabkan dari dalam terjadi karena pengaruh keturunan secara genetik oleh orang tuanya
  2. Faktor dari luar tubuh, biasanya disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat, perawatan kulit yang tidak benar, pengaruh polutan, perubahan cuaca, stres, terkena paparan sinar matahari, kebiasaan merokok dan minum-minuman keras, dan juga kurangnya waktu beristirahat.

Tips Menghaluskan telapak tangan menggunakan bahan alami

Kulit telapak tangan yang kering dan kasar bisa kita atasi dengan mengunakan lotion yang cocok dengan jenis kulit kita. Penggunaan lotion tentu saja tidak akan maksimal untuk mengatasi kulit telapak tangan, namun kita bisa coba barengkan dengan treatment menggunakan bahan-bahan alami misalnya kopi, jeruk nipis, dan daun binahong, kombinasi pisang, madu, dan juga lidah buaya. Kandungan antimikroba, asam askorbat, vitamin C, asam amino, glikosida, asam sitrun, lemak dan antioksidan yang ada di dalam bahan tersebut berkhasiat untuk melembabkan kulit, menghaluskan kulit, sekaligus mengangkat sel kulit yang mati dan meregenerasi kulit yang baru. Berikut selengkapnya.

Haluskan tangan dengan Batu Apung

Batu apung dipercaya dapat mengangkat lapisan sel kulit mati di telapak tangan, caranya adalah dengan merendam tangan kita dengan air hangan yang telah diberi garam, dan biarkan selama 20 menit hingga area kulit menjadi lembab, area kulit yang sudah terasa lembab selanjutnya digosok menggunakan batu apung untuk membersikan area kulit yang kasar dan juga kering. Lakukan perawatan ini selama 2-3 kali seminggu pada area telapak tangan untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Haluskan tangan dengan Jeruk Nipis

Jeruk nipis selain dapat menghaluskan kulit tumit kali ternyata jeruk nipis bisa dimanfaatkan untuk menghaluskan kulit telapak tangan yang kasar, karena jeruk nipis mengandung vitamin C, asam amino, glikosida, asam sitrun, dan juga lemak pada jeruk nipis yang memiliki kemampuan mengangkat lapisan kel kulit mati pada kulit telapak tanggan. Caranya pun sangat mudah kita hanya mengambil jeruk nipis yang telah dibelah , setelah itu kita oleskan jeruk nipis pada kulit telapak tanggan yang telah dibersihkan dengan air bersih atau sabun yang mengandung pelembab. Lalu usapkanlah jeruk nipis pada tangan yang kasar diamkan selama beberapa menit dan cuci bersih.
Artikel kecantikan jeruk nipis lainnya: Tips Memutihkan Wajah Dengan Jeruk Nipis

Haluskan tangan dengan Daun Binahong

Daun binahong juga dipercaya dapat menghaluskan kulit telapak tangan yang kasar, karena kandungan antimikroba dan asam askorbat pada daun binahong mampu mengangkat lapisan sel kulit mati pada kulit telapak tangan. Cara penggunaan Daun binahong adalah dengan cara mencuci bersih daun binahong, lalu meremas-remasnya hingga mengeluarkan lendir, lendir inilah yang dioleskan pada kulit telapak tangan diamkan selama beberapa menit lalu cuci bersih.

Haluskan tangan dengan Kopi

Kopi ternyata bisa dimanfaatkan untuk menghaluskan kulit telapak tangan yang kasar selain itu kopi juga memiliki kemampuan mengangkat lapisan sel kulit mati pada telapak tangan. Caranya pun cukup mudah yaitu dengan menyediakan apas kopi yang masih baru, setelah itu bersihkan kulit tepak tangan kita dengan sabun yang ada pelembabnya, lalu ampas kopi bisa kita jadikan scrub kopi yang digosok-gosokan pada telapak tangan dan diamkan beberapa menit lalu bilas dengan air. Lakukanlah terapi scrub kopi ini setiap hari  untuk hasil yang maksimal dan kulit menjadi halus, lembab dan lembut secara alami.
Mungkin Anda suka: Manfaat Kopi Untuk Kulit

Haluskan tangan dengan Pisang, Lidah Buaya, dan Madu

Pisang, lidah buaya, dan madu ternyata bisa dimanfaatkan untuk merawat kulit telapak tangan yang kasar, karena pisang mengandung antioksidan yang tinggi untuk mendetoksifikasi, meremajakan kulit, sekaligus mengencangkan kulit, sedangkan lidah buaya memiliki kemampuan untuk menghaluskan kulit yang kasar, dan untuk madu dapat digunakan untuk melembabkan da menghaluskan kulit. Caranya pun sangat muda yaitu dengan cara memblender pisang, lidah buaya yang diambil lendirnya dan juga madu, setelah halus bisa kita oleskan pada telapak tangan yang kasar diamkanlah beberapa 15 menit setelah itu cuci bersih tangan kita.


http://perawatan-kulit.com/5-tips-menghaluskan-telapak-tangan-dengan-bahan-alami/

Rabu, 02 Oktober 2013

KOROSI DAN PENYEBABNYA

Korosi (Perkaratan) merupakan reaksi redoks spontan antar logam dengan zat yang ada di sekitarnya dan menghasilkan senyawa yang tidak dikehendaki biasanya berupa oksida logam atau logam karbonat. Korosi terjadi karena sebagian besar logam mudah teroksidasi dengan melepas oksigen di udara dan membentuk oksida logam. Mudah tidaknya suatu logam terkorosi dapat dipahami dari deret Volta ataupun nilai potensial elektrode standarnya, Eo.

Sebagai contoh, logam besi (Fe) dengan potensial elektrode sebesar -0,44 lebih mudah terkorosi dibandingkan dengan logam emas yang memiliki potensial elektrode standar Eo sebesar +1,50.
Secara umum korosi logam melibatkan beberapa reaksi sebagai berikut:

1. Reaksi oksidasi logam pada anode:
L → L n+ + ne-
2. Reaksi reduksi pada katode yang mungkin terjadi adalah:
•   Reduksi O2 menjadi ion OH- (kondisi netral atau basa)
O2(aq) + H2O(I) + 2e- → 2OH-(aq)
•   Reduksi O2menjadi H2O (kondisi asam)
O2(aq) + 4H+(aq) + 4e- → 2H2O(I)
•   Evolusi/Pembentukan H2
2H+(aq) + 2e- → H2(g)
•   Reduksi Ion Logam
L3+(aq) + e- → L2+(aq)
•   Deposisi Logam
L+(aq) + e- → L(s)

korosi1 



  






 Perbandingan logam yang Belum Terkorosi (kiri) Dengan yang Telah Terkorosi

Berikut contoh reaksi korosi yang terjadi pada logam besi.
korosi2


Reaksi Korosi pada Besi
Pada kondisi netral atau basa, ion Fe2+ dan OH- selanjutnya membentuk endapan Fe(OH)2. Di udara, Fe(OH)2 tidak stabil dan membenrtuk Fe2O3 xH2O. Inilah yang disebut karat. Pada kondisi asam, banyaknya ion H+ memicu terjadinya reaksi reduksi lainnya yang juga berlangsung, yakni evolusi atau oembentukan hidrogen menurut persamaan reaksi: 2H+(aq) + 2e- → H2(g). Adanya 2 reaksi di katode pada kondisi asam menyebabkan lebih banyak logam besi yang teroksidasi. Hal ini menjelaskan mengapa korosi paku besi pada kondisi asam lebih besar daripada korosi dalam air.


Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Korosi
Korosi pada permukaan suatu logam dapat dipercepat oleh beberapa faktor, antara lain:

1. Kontak Langsung logam dengan H2O dan O2
Korosi pada permukaan logam merupakan proses yang mengandung reaksi redoks. Reaksi yang terjadi ini merupakan sel Volta mini. sebagai contoh, korosi besi terjadi apabila ada oksigen (O2) dan air (H2O). Logam besi tidaklah murni, melainkan mengandung campuran karbon yang menyebar secara tidak merata dalam logam tersebut. Hal tersebut menimbulkan perbedaan potensial listrik antara atom logam dengan atom karbon (C). Atom logam besi (Fe) bertindak sebagai anode dan atom C sebagai katode. Oksigen dari udara yang larut dalam air akan tereduksi, sedangkan air sendiri berfungsi sebagai media tempat berlangsungnya reaksi redoks pada peristiwa korosi. Jika jumlah O2 dan H2O yang mengalami kontak dengan permukaan logam semakin banyak, maka semakin cepat berlangsungnya korosi pada permukaan logam tersebut.

2. Keberadaan Zat Pengotor
Zat Pengotor di permukaan logam dapat menyebabkan terjadinya reaksi reduksi tambahan sehingga lebih banyak atom logam yang teroksidasi. Sebagai contoh, adanya tumpukan debu karbon dari hasil pembakaran BBM pada permukaan logam mampu mempercepat reaksi reduksi gas oksigen pada permukaan logam yang mengakibatkan proses korosi semakin cepat pula.
korosi3
Pengotor yang Mempercepat Korosi pada Permukaan Logam

3. Kontak dengan Elektrolit
Keberadaan elektrolit, seperti garam dalam air laut dapat mempercepat laju korosi dengan menambah terjadinya reaksi tambahan. Konsentrasi elektrolit yang besar dapat meningkatkan laju aliran elektron sehingga laju korosi meningkat.
korosi4
Bangkai Kapal di Dasar Laut yang Telah Terkorosi oleh Kandungan Garam yang Tinggi

4. Temperatur
Temperatur mempengaruhi kecepatan reaksi redoks pada peristiwa korosi. Secara umum, semakin tinggi temperatur maka semakin cepat terjadinya korosi. Hal ini disebabkan dengan meningkatnya temperatur maka meningkat pula energi kinetik partikel sehingga kemungkinan terjadinya tumbukan efektif pada reaksi redoks semakin besar dan laju korosi pada logam semakin meningkat. Efek korosi yang disebabkan oleh pengaruh temperatur dapat dilihat pada perkakas-perkakas atau mesin-mesin yang dalam pemakaiannya menimbulkan panas akibat gesekan (seperti cutting tools ) atau dikenai panas secara langsung (seperti mesin kendaraan bermotor).
korosi5
Knalpot Kendaraan Bermotor yang Mudah Terkorosi Akibat Temperatur Tinggi

5. pH
Peristiwa korosi pada kondisi asam, yakni pada kondisi pH < 7 semakin besar, karena adanya reaksi reduksi tambahan yang berlangsung pada katode yaitu:
2H+(aq) + 2e- → H2
Adanya reaksi reduksi tambahan pada katode menyebabkan lebih banyak atom logam yang teroksidasi sehingga laju korosi pada permukaan logam semakin besar.
korosi6
Korosi Pada Kondisi Asam Lebih Cepat Terjadi (atas). Logam Besi yang Belum Terkorosi Pada Kondisi Netral (bawah)

6. Metalurgi
  • Permukaan logam
Permukaan logam yang lebih kasar akan menimbulkan beda potensial dan memiliki kecenderungan untuk menjadi anode yang terkorosi.
korosi7
Permukaan Logam yang Kasar Cenderung Mengalami Korosi
  • Efek Galvanic Coupling
Kemurnian logam yang rendah mengindikasikan banyaknya atom-atom unsur lain yang terdapat pada logam tersebut sehingga memicu terjadinya efek Galvanic Coupling , yakni timbulnya perbedaan potensial pada permukaan logam akibat perbedaan E° antara atom-atom unsur logam yang berbeda dan terdapat pada permukaan logam dengan kemurnian rendah. Efek ini memicu korosi pada permukaan logam melalui peningkatan reaksi oksidasi pada daerah anode.

7. Mikroba
Adanya koloni mikroba pada permukaan logam dapat menyebabkan peningkatan korosi pada logam. Hal ini disebabkan karena mikroba tersebut mampu mendegradasi logam melalui reaksi redoks untuk memperoleh energi bagi keberlangsungan hidupnya. Mikroba yang mampu menyebabkan korosi, antara lain: protozoa, bakteri besi mangan oksida, bakteri reduksi sulfat, dan bakteri oksidasi sulfur-sulfida. Thiobacillus thiooxidans Thiobacillus ferroxidans.
korosi8
Korosi Pada Permukaan Logam yang Disebabkan oleh Mikroba

korosi9
Koloni Bakteri Thiobacillus ferrooxidans Pada Permukaan Logam Besi yang Terkorosi

korosi10
Koloni Bakteri Thiobacillus thiooxidans yang Dapat Menyebabkan Korosi Pada Logam


Http://mechanicalengboy.wordpress.com/2012/12/23/pengenalan-korosi-dan-penyebab-penyebab-korosi-part-1/